JENAWI | SIAK – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat Polres Siak melalui langkah evaluasi dan pendampingan yang berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Program Ketahanan Pangan yang dipimpin langsung Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., di Mapolres Siak, pada Selasa (2/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan program pemanfaatan lahan produktif dan budidaya jagung pipil yang dijalankan oleh 11 Polsek jajaran Polres Siak berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Kapolres Siak menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk kontribusi konkret institusi kepolisian dalam mendukung program strategis pemerintah sekaligus menjaga stabilitas ketersediaan pangan di daerah.
“Anev ini merupakan langkah konkret untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan efektif. Saya telah menginstruksikan seluruh Kapolsek jajaran untuk menambah luas lahan produktif dan melakukan pendampingan intensif terhadap budidaya jagung pipil yang telah ditanam,” ujar AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari bertambahnya luas lahan yang dikelola, tetapi juga ditentukan oleh kualitas pengelolaan pertanian yang mampu menghasilkan panen optimal dan berkelanjutan.
Karena itu, evaluasi yang dilakukan mencakup berbagai aspek, mulai dari perkembangan luas lahan produktif, manajemen budidaya, perawatan tanaman, hingga kesiapan menghadapi masa panen. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap program yang dijalankan memberikan hasil maksimal dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kita tidak hanya mengejar kuantitas lahan, tetapi bagaimana hasil panen nantinya dapat memberikan dampak ekonomi dan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah Polsek masing-masing. Saya minta para Kapolsek terus memantau perkembangan tanaman jagung mulai dari masa tanam hingga panen,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat aktif dalam pengelolaan lahan ketahanan pangan. Menurutnya, dedikasi dan kerja keras anggota di lapangan menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan program yang tengah dijalankan.
Lebih lanjut, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, kelompok tani, serta masyarakat dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat perekonomian daerah.
“Melalui kerja sama yang baik, kita berharap sektor pertanian di Kabupaten Siak semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional,” ujarnya.
Kegiatan Anev berlangsung tertib dan lancar serta dihadiri Wakapolres Siak Kompol Akira Ceria, para Pejabat Utama (PJU) Polres Siak, serta seluruh Kapolsek jajaran. Dalam forum tersebut, masing-masing Kapolsek memaparkan perkembangan pengelolaan lahan ketahanan pangan, kondisi tanaman jagung pipil, serta target panen yang telah ditetapkan di wilayahnya.
Melalui evaluasi berkala tersebut, Polres Siak menunjukkan keseriusannya dalam mengawal program ketahanan pangan sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Di tengah tantangan sektor pangan yang semakin kompleks, keterlibatan aktif kepolisian diharapkan mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Siak.
Sumber Humas Polres Siak

Komentar
Posting Komentar